Delapan Staf Reaktif Covid-19, Pelayanan DPRD Sulsel Tetap Buka

Suasana rapid test Covid-19 di DPRD Sulsel, Kamis 9 Juli 2020 kemarin. Hasilnya ada delapan staf dinyatakan reaktif Corona.

Suasana rapid test Covid-19 di DPRD Sulsel, Kamis 9 Juli 2020 kemarin. Hasilnya ada delapan staf dinyatakan reaktif Corona.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Delapan staf DPRD Sulawesi Selatan dinyatakan reaktif Covid-19. Hal itu diketahui setelah hasil rapid test mereka keluar. Walau demikian kantor pelayanan DPRD Sulawesi Selatan tetap dibuka.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Ina Kartika Sari.” Kantor tetap buka hari Senin 13 Juli 2020 pekan depan. Dengan tetap penggunaan protokol kesehatan,”kata Andi Ina ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat 10 Juli 2020.

Lanjut bendahara Partai Golkar Sulawesi Selatan itu, pasca hasil rapid test keluar, pihaknya sudah meminta untuk dilakukan penyemprotan disenfektan seluruh ruangan dan kantor.

“Sementara delapan staf yang reaktif Covid-19 dilakukan test swab dan mereka dilakukan isolasi mandiri,”ucapnya.

Adapun Sekretaris Dewan Sulawesi Selatan Muh.Jabir menambahkan, test rapid dilakukan hingga senin pekan depan. Sejak dimulai pada Kamis 9 Juli kemarin.

“Benar, ada delapan orang yang reaktif Covid. Semuanya staf,”tutur Jabir ketika dihubungi Djournalist.com.

Hingga saat ini, sudah ada 65 orang yang telah dilakukan rapid test. Termasuk anggota dewan. “Kegiatan ini sebenarnya untuk 85 anggota dewan dan tim pendamping. Untuk mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 kalau mereka tugas keluar daerah. Tapi ternyata ada yang dinyatakan reaktif Covid-19. Tapi belum tentu negatif,”ucapnya.

Sehingga, lanjut Jabir, kantor DPRD Sulawesi Selatan tetap buka seperti biasa. Informasi dihimpun Djournalist.com, delapan staf yang disebu-sebut reaktif Covid-19 yakni staf di bagian umum, persidangan, dan satuan polisi pamong praja.