Sejumlah Fraksi di Dewan Makassar Ancam Walkout Bila Pj Wali Kota Tak Hadir Lagi

Rapat Paripurna Penjelasan Wali Kota Makassar tehadap Rancangan Peraturan Dearah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 menjadi rapat paripurna perdana PJ Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin di DPRD sejak dilantik pada 26 Juni.

Rapat Paripurna Penjelasan Wali Kota Makassar tehadap Rancangan Peraturan Dearah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 menjadi rapat paripurna perdana PJ Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin di DPRD sejak dilantik pada 26 Juni.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Sejumlah fraksi di DPRD Kota Makassar mengancam akan melakukan aksi walkout jika Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin tidak hadir lagi pada rapat paripurna yang akan berlangsung hari ini, Senin 20 Juli 2020.

Rencananya rapat paripurna tersebut akan berlangsung mulai pukul 14.00 WITA siang nanti.

Ketua Fraksi PAN Hamzah Hamid menegaskan akan walkout pada rapat paripurna pemandangan fraksi hari ini, jika Pj Wali Kota kembali tidak hadir.

“Sesuai komitmen saya kalau pak Pj tidak datang, saya sudah sampaikan kepada publik saya juga tidak hadir di paripurna,” tegas Hamzah Hamid.

“Mudah-mudahan beliau hadir hari ini. Karena ini paripurna perdana sekaligus juga sebagai ajang silaturahmi antara eksekutif dan legislatif,” tambahnya.

Hal senda ditegaskan anggota komisi A dari fraksi Gerindra, Kasrudi. Bagi dia, tidak ada alasan lagi Pj Walikota absen pada rapat paripurna hari ini.

“Tidak ada alasan Pj Wali Kota tidak hadir. Itu sudah keterlaluan kalau kembali tidak hadir paripurna,” kata Kasrudi yang dihubungi terpisah.

Kasrudi mengaku ketidakhadiran Rudy pada Paripurna sebelumnya masihj bisa dimaklumi karena harus ke Masamba mendampingi Gubernur.

Selain itu, ancaman lain hadir yang juga anggota komisi A, Rahmat Taqwa Quraisy mengatakan, dalam hal ini Pj Wali Kota harus menghargai forum tertinggi DPRD Makassar.

“Kami sangat berharap Pj walikota menyempatkan hadir di rapat Paripurna hari ini. Ini bagian dari pemberitaan, sebab rapat Parpurna inikan adalah forum tertingginya di DPRD, jadi tidak alasan untuk tidak hadir,” jelasnya.

Bahkan, legislator dari fraksi PPP itu meminta, Rudy lebih baik legawa meninggalkan jabatannya sebagai Pj Wali Kota apabila tidak bisa fokus menangani kota Makassar dan kembali ke tanggung jawabnya sebagai Kadis PUPR Sulsel.

“Kalau masih sibuk di dinas PUPR, ya sebaiknya fokus saja kesitu,” pungkasnya.

Selain anggota fraksi PAN, PPP dan Gerindra, dua fraksi lainnya yakni Golkar dan PKS juga mengancam akan walkout jika pengganti Prof Yusran Jusuf itu tidak hadir