Fadli Ananda: ASI Ekslusif Lahirkan Generasi Berkualitas

Fadli Ananda kembali diundang menjadi narasumber sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang Air Susu Ibu (ASI) ekslusif.

Fadli Ananda kembali diundang menjadi narasumber sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang Air Susu Ibu (ASI) ekslusif.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  —  Fadli Ananda kembali diundang menjadi narasumber sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang Air Susu Ibu (ASI) ekslusif. Dokter spesialis kandungan tersebut memaparkan pentingnya pemberian ASI ekslusif yang diselenggarakan legislator Makassar, A Suhada Sappaile di Hotel Asyra, Jalan Maipa, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sabtu 15 Agustus 2020.

Fadli secara gamblang memaparkan manfaat ASI ekslusif, baik untuk ibu maupun anak. Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar itu bilang pemberian ASI ekslusif akan melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. ASI ekslusif minimal enam bulan akan membuat bayi tumbuh sehat dan cerdas.

Pendamping Syamsu Rizal alias Deng Ical itu menyampaikan 1.000 hari pertama kehidupan manusia merupakan masa krusial. Masa ini sebagai penentu kondisi seperti pembentukan IQ dan stunting. Olehnya itu, sangat penting untuk mendapatkan nutrisi dan yang terbaik hanya dari ASI ekslusif.

“Sangat penting multivitamin dan ASI eksklusif masa enam bulan pertama tanpa bantuan asupan lainnya. Pemberian ASI ekslusif akan mempengaruhi generasi penerus bangsa, kalau itu terpenuhi akan lahir generasi-generasi cerdas berkualitas,” ucap kader dan pengurus Nahdlatul Ulama ini.

Fadli mengimbuhkan kandungan dalam ASI yang sangat dibutuhkan bayi yakni kolostrum. Zat ini tidak bisa dibentuk oleh makanan dalam bentuk susu formula, kecuali ASI. “Itu sangat berguna terhadap tingkat kecerdasan bayi. Ini ibarat memberikan ember besar dan sisa diisi oleh pertumbuhan si bayi,” terang dia.

Fadli pun mengimbau masyarakat, khususnya para ibu memberikan ASI ekslusif untuk sang bayi. Musababnya, ASI ini akan membuat tulang bayi menjadi lebih kuat, mencerdaskan bayi, mengurangi risiko sindrom kematian mendadak dan berat badan si kecil lebih seimbang.

“Bukan hanya bermanfaat untuk bayi, tapi juga bagi ibu hamil. Di antaranya yakni membantu menurunkan berat badan pasca-kehamilan, membangun keintiman dengan si kecil dan menyusui itu bisa menjadi KB alami,” terang Dokter Pade’-sapaan akrabnya.

Sementara itu, Suhada menyampaikan pihaknya mengundang Dokter Pade’ karena kapasitasnya sebagai spesialis dokter kandungan. Selain itu, legislator dari Fraksi PDIP itu juga ingin memperkenalkan Dokter Pade’ yang merupakan koleganya sebagai pengurus PDIP sekaligus Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar.

Dokter Pade’ sendiri sebelumnya juga diundang menjadi narasumber dalam sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang ASI ekslusif oleh legislator Sulsel, Andi Ansyari Mangkona pada akhir Juli lalu di Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.