Dewan Makassar Harap Pemkot Lihat Seluruh Aspek Tentang Perwali Baru

Anggota DPRD Makassar Azwar ST.

Anggota DPRD Makassar Azwar ST.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com –  Pemerintah Kota Makassar mensosialisasikan Peraturan Walikota (Perwali) baru yaitu nomor 51 dan 53 tahun 2020, dan rencananya akan dterapkan pekan depan.

Perwali nomor 51 akan mengatur mengenai penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Sementara Perwali nomor 53 memuat pedoman penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan kegiatan pernikahan di hotel dan pertemuan di kota Makassar.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Azwar ST mengatakan, kebijakan Pemkot Makassar mesti melihat semua aspek kemasyarakatanya.

“Jangan malah merugikan masyarakat, tetapi jika aturan perwali itu bagus. Diharapkan penerapan juga bagus di masyarakat,” kata Azwar, Sabtu 5 Agustus 2020.

Anggota Legislator dari Fraksi PKS ini tidak mempermasalahkan sanksi perwali 53 tahun 2020 ini. Sebab bersifat untuk kepentingan masyarakat dan Pemkot Makassar berupaya untuk mencegah penularan covid 19.

“Perwali yang dikeluarkan tujuanya baik, yang kita tegaskan penegakanya jangan tebang pilih dan harus berkeadilan. Jangan malah berimbas kepada masyarakat bawah, kasihan masyarakat,” tutur Azwar.

Sebelumnya, Kepala Satgas Covid-19 Kota Makassar, M. Sabri menyatakan, bahwa warga yang akan menggelar pesta pernikahan telah diperbolehkan. Namun, secara spesifik akan diatur dalam perwali nomor 53 tahun 2020.

“Silakan aja (resepsi pernikahan) asal melaksanakan selama protokol kesehatan seperti diatur Perwali 53 itu sesuai silakan, tidak lagi harus izin atau tidak izin. Perwali ini sudah memberikan batasan,” kata Sabri beberapa waktu lalu.

Sanksi dan denda juga berlaku jika Perwali ini diterapkan. Tak tanggung, dendanya maksimal sebesar Rp 25 juta bagi yang melanggar.