Sekda Lantik 136 Pengurus PMI Kecamatan Se Kabupaten Soppeng

SOPPENG, DJOURNALIST.com – Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak menghadiri acara Peringatan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-75 dan Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kab. Soppeng Masa Bakti 2020-2025 di Aula Gabungan Dinas, Kamis 17 September 2020.

Bupati Soppeng, H.A.Kaswadi Razak, SE dalam sambutannya menyampaikan saya atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan Selamat Ulang Tahun Palang Merah Indonesia yang ke 75 Tahun 2020 dan tentunya kita berharap di usia yang ke-75 ini semakin matang dalam melaksanakan tugas.

“Palang Merah Indonesia sebagai organisasi kemanusiaan merupakan perhimpunan nasional yang terdiri atas asas perikemanusiaan dan atas dasar suka rela dan tidak membeda-bedakan bangsa golongan dan paham politik dimana prinsip penyelenggaraan adalah penjabaran dari prinsip-prinsip dasar gerakan internasional Palang Merah dan bulan sabit merah,” kata Kaswadi.

Sekretaris daerah Kab.Soppeng sekaligus yang menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia Kab.Soppeng Drs.A.Tenri Sessu, M.Si dalam laporannya mengatakan peringatan HUT PMI ke 75 tahun ini terasa berbeda, karena dilaksanakan ditengah situasi pandemi Covud19, sehingga acara peringatan ini dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam masa adaptasi kebiasaan baru. peringatan HUT PMI kali ini juga terasa istimewa karena bersamaan dengan pelantikan pengurus PMI Kecamatan se-kabupaten Soppeng masa bakti 2020-2025.

“Kami laporkan bahwa kondisi PMI Kab. Soppeng saat ini baru mulai bangkit dna bekerja kembali setelah beberapa tahun terakhir ini mengalami kevakuman, baik dari sisi kepengurusan maupun dari sisi pelaksnaan program dna kegiatan,” terangnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Pengurus PMI Kab. Soppeng masa bakti 2019-2024 bertekad untuk kembali menata organisasi PMI kab. Soppeng, dimulai dengan konsolidasi internal organisasi dan penyusunan program kerja. salah satu wujud pelaksanaan program kerjanya yaitu pembentukan pengurus PMI Kecamatan dimana PMI Kecamatan berperan penting sebagai ujung tombak dalam mengorganisir pelaksanaan program dna kegiatan PMI Kabupaten di lapangan. (**)