Hadapi Aksi Unras di Dewan Sulsel, Andi Padauleng Sebut Tantangan

Andi Padauleng, Kasubag Kerjasama dan Aspirasi pada Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Andi Padauleng, Kasubag Kerjasama dan Aspirasi pada Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulsel tak pernah kosong oleh teriakan-teriakan demontrasi maupun rapat penyampaian aspirasi.

Khusus kaitan dengan demo dilakukan mahasiswa atau ormas. Sering terjadi, baik momentum hari nasional atau issu yang berkaitan dengan problem di masyarakat.

Namun, jarang ada tau sosok yang sering memfasilitasi agar penyampaian aspirasi mahasiswa atau ormas kepada Dewan di DPRD Sulsel.

Dia adalah Andi Padauleng, sebagai Kasubag Kerjasama dan Aspirasi pada Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

“Semenjak pertengahan Juni 2020 saya dilantik jadi Kasubag sejak itu ada berbagai aspirasi yang masuk. Bukan saya terima, tapi saya memfasilitasi. Bagi saya sudah menjadi tugas supaya aspirasi tersampaikan,” ujarnya, Selasa 13 Oktober 2020.

Tentu tugas Kasubag Kerjasama dan Aspirasi memang berat. Karena kerap harus diperhadapkan dengan tantangan. Apalagi demonstrasi juga sering terjadi anarkisme. Namun, bagi Andi Padauleng selalu hadapi dengan penuh percaya diri.

“Tidak adaji yang sulit hadapi pendemo, yang penting kita koordinasikan,” jelasnya.

Sesuai data di Sekretariat DPRD Sulsel, sejak Januari sampai Oktober 2020. Jumlah aspirasi diterima sudah 44 pertemuan. Namun, secara khusus jumlah itu lebih banyak dibanding Andi Padauleng menjabat Kasugab sejak Juni. Hanya 15 kali memfasilitasi menerima aspirasi.

“Data aspirasi dari Januari sampai Oktober 2020 sudah 44 aspirasi. Saya dilantik sejak 15 Juni 2020 sampai sekarang sdh 15 Aspirasi pengaduan,”jelasnya. (***)