Bawa Aspirasi Aliansi Ummat Sulsel, Muzayyin Arif Pimpin Rombongan Kemensesneg

Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif.

Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif.

JAKARTA,DJOURNALIST.com – Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif, memimpin rombongan anggota DPRD Sulsel membawa aspirasi masyarakat Aliansi Umat Sulawesi Selatan ke Kementrian Sekretariat Negara (Kemensesneg), Rombongan DPRD Sulsel diterima langsung oleh Deputi Menteri Sekneg di Kemensesneg, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2020.

Kunjungan DPRD Sulsel yang membawa aspirasi umat itu diterima langsung oleh Kepala Deputi Bidang Hukum Kelembagaan dan Kemasyarakatan. Dia hadir beserta jajaran asisten deputi di Kementrian tersebut. Mereka hadir untuk memberikan kesempatan pada masyarakat menyampaikan aspirasi dari daerahnya.

Muzayyin menjelaskan aspirasi umat islam Sulsel yang disampaikan tersebut mendapat respon baik dan positif dari jajaran pengambil kebijakan kementrian yang dipimpin oleh Pratikno tersebut.

“Pak deputi yang menerima kami berjanji akan menyampaikan aspirasi umat di Sulsel ke Menteri Polhukam,”ujar Legislator PKS itu.

Muzayyin berharap, aspirasi masyarakat Sulsel tersebut bisa didengarkan oleh pemerintah. Sebab negara ini menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, utamanya pada sila ke 5 yang memuat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita mendorong agar pemerintah bersikap adil dan penegakan hukum dalam proses ini dapat berlangsung secara profesional dan proporsional, Sebab konstitusi negara mengamatkan hal tersebut,” tuturnya.

Muzayyin datang ke Kemensesneg bersama rombongan pembawa aspirasi yang berjumlah 8 orang, yakni Usman Lonta, HM Syarif, Hengky Yasin, Jufri Sambara, Dan Pongtasik, A Nurhidayatidan A Irma.

Sebelumnya, Sejumlah pimpinan dan aktivis ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Sulsel mendatangi kantor DPRD Sulsel, di Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Senin 14 Desember lalu.

Kedatangan mereka dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait kasus yang menewaskan enam orang laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) pada 7 Desember lalu, serta perihal penahanan Habib Rizieq Shihab setelah diperiksa di Polda Metro Jaya, DKI Jakarta

Juru bicara Aliansi Umat Sulsel, Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, menyampaikan bahwa gerakan ini adalah gerakan moral yang didasari atas keprihatinan sejumlah tokoh Islam Sulsel terhadap kondisi negeri saat ini, termasuk dengan penahanan Habib Rizieq Shihab.