Hibah Lahan Al Markaz Kado Akhir Tahun Dewan Sulsel

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menyetujui atau hibah lahan Al Markaz yang luasnya 7,2 hektare kepada pengurus Yayasan Islamic Center (YIC). Persetujuan tersebut berdasarkan hasil rapat paripurna DPRD Sulsel, Selasa 22 Desember 2020.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menyetujui atau hibah lahan Al Markaz yang luasnya 7,2 hektare kepada pengurus Yayasan Islamic Center (YIC). Persetujuan tersebut berdasarkan hasil rapat paripurna DPRD Sulsel, Selasa 22 Desember 2020.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menyetujui atau hibah lahan Al Markaz yang luasnya 7,2 hektare kepada pengurus Yayasan Islamic Center (YIC). Persetujuan tersebut berdasarkan hasil rapat paripurna DPRD Sulsel, Selasa 22 Desember 2020.

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi menyetujui hibah lahan ini. Yakni Golkar, NasDem, Demokrat, PKS, PDIP, PKB, PAN, dan PPP.

“Fraksi Golkar setuju namun dengan catatan tidak boleh di komersialisasikan atau non profit dengan alasan apapun, serta lahan tersebut butul di manfaatkan untuk kalangan yang kurang mampu,” ujar Sekretaris Fraksi Golkar,Rahman Pina.

Senada,anggota Fraksi PKS Haslinda Wahab mengatakan, fraksinya menyetujui hibah lahan ini. Sepanjang sesuai aturan. “Fraksi kami setuju,”ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif yang memimpin jalannya rapat paripurna mengatakan, pembahasan lahan Al Markaz sudah dibahas sejak priode lalu.

“Lahan Al Markaz itu sudah sejak zaman nya Pak Rum dan bergulir Alhamdulillah hari ini sudah selesai dan keputusannya hanya bentuk persetujuan kemudian diserahkan ke pak gubernur untuk melakukan proses hibah berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,”tutur Syahar.

Lanjut Syahar, dengan catatan membangun pusat kegiatan yang non komersialisasi atau nonprofit hanya untuk pendidikan sosial dan keagamaan.