Dewan Makassar Bakal Terjun ke Lokasi Banjir

Dipimpin Ketua Komisi D Abdul Wahab Tahir didampingi Wakil Ketua DPRD Andi Suhada Sappaile, Wakil Ketua Komisi D Fatma Wahyuddin, dan Sekretaris Komisi D Sahruddin Said, Rapat ini mendengar penjelasan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Dipimpin Ketua Komisi D Abdul Wahab Tahir didampingi Wakil Ketua DPRD Andi Suhada Sappaile, Wakil Ketua Komisi D Fatma Wahyuddin, dan Sekretaris Komisi D Sahruddin Said, Rapat ini mendengar penjelasan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Makassar siap menyambangi daerah terdampak banjir. Rencananya, kunjungan ini akan dilakukan pada Rabu 23 Desember besok.

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir pun menjelaskan maksud kedatangannya nanti. Di mana, pihaknya akan mengecek kesiapan Pemkot Makassar dalam menangani bencana ini.

“Kita besok rencana mau turun cek ke lapangan, kesiapan Pemkot Makassar soal penanganan banjir ini,” kata Wahab saat dihubungi media, Selasa 22 Desember 2020.

Diketahui dalam persoalan penanganan banjir terdapat empat SKPD yang turun tangan. Ialah Dinas Sosial (Dinsos), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Damkar, dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Ia menyebut, pihaknya akan melakukan koordinasi ke keempat SKPD tersebut. Sehingga, adapun bantuan dan penanggulangan banjir bisa diatasi dengan cepat.

“Kebetulan 4 mitra kami, Damkar, BPBD, Dinsos, dan Dinkes. Komisi E kita langsung ke lapangan soal kesiapan mereka dalam menangani banjir itu yang penting,” sambung Legislator dari Fraksi Golkar ini.

“Yang kedua ada permintaan anggaran Bantuan Tak Terduga (BTT) oleh BPBD itu kita akan cek betul tidak bantuan itu tersalurkan dengan baik,” tutupnya.

Untuk diketahui, sejumlah titik di Makassar beberapa hari ini terus dilanda, seperti di daerah Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, sebagian wilayah di Kecamatan Tamalanrea, dan terparah, telah terjadi di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala.