Dewan Makassar Minta Perketat Perwali Dibanding PSBB

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Mario David

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Mario David.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Anggota Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Makassar, Mario David mengatakan, pemberlakuan PSBB boleh saja dilakukan jika angka penyebaran Covid-19 semakin meningkat, namun mengingat ekonomi masyarakat melemah ia menyarankan Pemkot Makassar memperketat Perwali mengenai protokol kesehatan.

“Sebaiknya tidak usah dulu lakukan PSBB, yang perlu dilakukan oleh pemerintah kota bagaimana memperketat saja perwali kemarin yang ada terkait dengan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak),”kata Mario, Senin 11 Januari 2021.

Menurut Legislator fraksi Nasdem itu, jika pembatasan kegiatan dilakukan, maka akan berdampak pada perekonomian yang menurun di masyarakat.

“Kalau ekonomi tidak jalan masyarakat stress, tidak ada uang, imunnya turun, sakit nanti,” ucapnya.

Untuk itu, ia meminta, Pemkot Makassar memperketat dan mempertegas kembali Peraturan Wali Kota Makassar (Perwali) 51 dan 53 terkait penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Yang membandel tidak mematuhi aturan protokol kesehatan diberi sanksi moril, marahi saja pengunjung jika ada yang membandel tidak menerapkan protokol kesehatan, begitu aja tidak usah dibatasi,”tegasnya.

“Kasihan masyarakat kita, kalau itu bukan perintah dari presiden tidak usalah kita laksanakan (PSBB). Kemudian kita minta Satpol PP, petugas kesehatan di puskesmas yang ratusan orang, petugas di kecamatan dan kelurahan itu disebar berkeliling untuk memberi teguran kepada masyarakat jika membandel tidak mengikuti aturan,” dia menambahkan.