Reses di Kecamatan Ujung Pandang, RPG dapat Pertanyaan Soal Pelantikan Wali Kota Makassar

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Anggota DPRD Sulawesi Selatan Rudy Pieter Goni (RPG) tiba-tiba di kejutkan pasalnya, salah seorang warga menanyakan ihwal pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi yang ditunda oleh Gubernur Nurdin Abdullah.

“Dari pemberitaan yang saya dengar, baik media cetak dan elektronik kalau pelantikan Wali Kota Makassar akan ditunda, dengar-dengar kalau pak gubernur akan menunda pelantikan ini, bagaimana ini pak Rudy?,”kata Warga Kelurahan Maliki, Andi Rahman, Rabu, 10 Februari 2021.

Sejurus kemudian, RPG yang merupakan politisi dari PDIP Sulsel ini meluruskan informasi yang tidak benar itu.

“Tidak benar kalau pak gubernur yang menunda pelantikan Wali Kota Makassar, karena sampai saat ini SK dari Mendagri belum keluar, yang salah itu kalau SK dari Mendagri keluar, baru pak gubernur tidak melantik,”katanya.

Jadi jangan yang disalahkan gubernurnya, apalagi akan ada aksi yang akan dilakukan oleh sebagian masyarakat ke kantor gubernur terkait adanya isu penundaan pelantikan wali kota tersebut.

“Karena sepengetahuan saya, sampai saat ini belum ada SK dari Mendagri, sementara regulasi memang seperti itu, nanti kalau ada SK dari Kementerian Dalam Negeri, baru gubernur akan melakukan pelantikan kepala daerah yang terpilih di pilkada serentak tahun 2020 kemarin,”tutur RPG.

Reses yang dilakukan oleh RPG di rumah makan istana laut, Jalan Datuk Museng, Kecamatan Ujung Pandang dihadiri pengurus DPC PDI Perjuangan antara lain Anton Paul Goni yang juga anggota DPRD Kota Makassar, Raisuljaiz Wakabid Pemenangan Pemilu, serta dihadiri pula oleh perwakilan tokoh masyarakat dan pemuda.