JRM Sarankan Pemkot dan Pemprov Ketemu untuk Memastikan Kelanjutan Pembangunan Stadion Mattoanging

Anggota Komisi E bidang Kesra, John Rande Mangontan.

Anggota Komisi E bidang Kesra, John Rande Mangontan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Anggota Komisi E bidang Kesra, John Rande Mangontan atau JRM menyarankan agar Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk saling ketemu. Guna membahas kelanjutan megaproyek stadion mattoanging.

“Dua instansi ini harus saling ketemu. Supaya jelas peruntukan stadion itu. Apakah tetap dibangun sarana olahraga atau kawasan hijau,”ujar JRM ketika dihubungi Djournalist.com, Kamis 4 Maret 2021.

Menurutnya, syarat mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB mengacu pada kebijakan Rencana Umum Tata Ruang atau RUTR yang ada.

“Apakah kawasan Mattoanging tetap jadi kawasan olah raga atau kawasan hijau,”tanya JRM.

Lebih lanjut politisi dari Fraksi Golkar ini mengatakan, kalau memang masuk dalam kawasan hijau maka perlu ditindaklanjuti dalam kajian analisa lingkungan dan lalu lintasnya.

“Yang akan mempengaruhi dari fungsi stadion itu dengan mengacu pada beberapa parameter yang berlaku sehingga dampak negatif dapat diperkecil bila stadion ini terjadi. Kalau sudah memenuhi semua syarat-syarat yang berlaku maka bisalah diterbitkan IMB nya Tapi kalau tidak maka pasti tidak akan terbit,”jelasnya.

JRM menambahkan, tapi kalau kawasan ini menjadi kawasan hijau mungkin perlu pembicaraan lebih baik lagi antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Makasar kare a sesuai informasi bahwa kebijakan tata ruang Kota Makasar bahwa kawasan olahraga berada di Barombong.

“Saya kira lebih elok duduk bersama untuk bahas tentang rencana pembangunan stadion yang jadi impian masyarakat sehingga kedua pemerintahan baik provinsi maupun kota Makasar saling memahami substansi persoalan pembangunan stadion ini dan intinya stadion bertaraf internasional sangat di nantikan masyarakat Sulsel khususnya Kota Makasar.Tapi jangan menimbulkan masalah baru akibat tidak ada komunikasi,”ucapnya.