Habiskan Anggaran Rp 200 Juta untuk Verifikasi Data, Dewan Sulsel Terkejut

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Legislator DPRD Sulsel dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Irfan AB merasa heran dengan alokasi anggaran di Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel yang menghabiskan biaya sekitar Rp200 juta untuk melakukan verifikasi data faktual pascabencana.

“Verifikasinya seperti apa sampai menghabiskan anggaran Rp200 juta? Bodoh-bodoh begini saya juga biasa verifikasi proposal. Jadi kenapa anggarannya besar begitu untuk verifikasi?,” Tanya Irfan AB ke Kepala BPBD Sulsel Ni’mal Lahamang dalam rapat kerja di ruang Komisi E gedung DPRD Sulsel, Senin 8 Maret 2021.

Atas pertanyaan tersebut Ni’mal Lahamang tidak dapat menjelaskan. Dia mengarahkan Dewan untuk mengkonfirmasi ulang kepala bidangnya yang menangani hal tersebut.

“Nanti kepala Bidang saya menghadap kepada bapak untuk menjelaskan. Karena kebetulan, mertua kepala bidang saya meninggal jadi tidak sempat ke sini, ” jawab Ni’mal.

Mendengar jawaban tersebut, Irfan AB memberi waktu kepada BPBD Sulsel agar melengkapi data dan memberikan penjelasan di lain waktu terkait hal tersebut kepada Komisi E DPRD Sulsel. ” Kalau bapak tidak bisa jelaskan di sini, mohon ini jadi catatan,”jelas Irfan AB.(***)