Anggota Dewan Makassar Ari Ashari Ilham Harap Anak Muda Makassar Lebih Kreatif

Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menilai, anak muda merupakan penentu masa depan bangsa. Terlebih, Indonesia tahun 2045 mendatang mendapat bonus demografi yakni memiliki banyak anak muda.

Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menilai, anak muda merupakan penentu masa depan bangsa. Terlebih, Indonesia tahun 2045 mendatang mendapat bonus demografi yakni memiliki banyak anak muda.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menilai, anak muda merupakan penentu masa depan bangsa. Terlebih, Indonesia tahun 2045 mendatang mendapat bonus demografi yakni memiliki banyak anak muda.

Hal itu disampaikan, Ketua Fraksi NasDem DPRD Makassar itu saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2019 di Hotel Almadera, Jalan Somba Opu Makassar, Rabu 24 Maret 2021.

“Saat ini, anak muda merupakan tiang negara karena akan menjadi penentu nasib bangsa kita kedepannya. Sehingga, ia berharap anak muda harus kreatif,” jelas Ari Ashari Ilham.

Apalagi, kata Ari—sapaan akrabnya, peran pemuda saat ini memiliki payung hukum dimana pemerintah wajib menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan para pemuda.

“Anak muda khususnya di Kota Makassar tidak lagi bersifat mau tidak mau tapi harus menjadi garda terdepan,” ungkapnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan, jejak langkah anak muda terlihat dari zaman kemerdekaan. Dimana, organisasi yang terbentuk sehingga ada gerakan sumpah pemuda.

“Jejak itulah bisa disimpulkan, anak muda itu selain perjuangkan kemerdekaan bisa merubah demokrasi,” ujar Achmad Hendra Hakamuddin.

Selain itu, kata Hendra—sapaan akrabnya, Perda tentang Kepemudaan ini hadir memberikan garansi untuk pemuda di Makassar. Ada perbedaan mendasar peran pemuda setelah DPRD menghadirkan regulasi ini.

“Dulu kegiatan kepemudaan sifatnya pilihan, artinya dinomor duakan. Setelah ada Perda, semua hak pemuda itu wajib diselenggarakan oleh pemerintah,” jelas Hendra—sapaan akrabnya.

Selain itu, kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ini, Perda ini memberikan dan peran pemuda dalam berkarya. Pasalnya, konten regulasi ini lebih kepada memberikan pembinaan dan pemberdayaan yang tentu diikuti penganggaran.

“Tapi itu kita akui belum maksimal diberikan pemerintah. Meski begitu, banyak memberikan panggung dengan gerakan berwirausaha untuk pemuda,” katanya.