Diskusi dengan LPM di Makassar, Ajiep Padindang Serap Aspirasi Soal Program Pemerintah Pusat

Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI Dr Ajiep Padindang menggelar diskusi bersama LPM se-Kota Makassar,Senin 19 Juli 2021 di Jalan Urip Sumohardjo.

Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI Dr Ajiep Padindang menggelar diskusi bersama LPM se-Kota Makassar,Senin 19 Juli 2021 di Jalan Urip Sumohardjo.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI Dr Ajiep Padindang mengungkapkan banyak program pemerintah pusat yang tidak berjalan secara maksimal dan tidak efektif karena terkait data.

“Ini benar terjadi. Banyak program pemerintah pusat yang tidak berjalan maksimal. Hingga berimbas ke tingkat provinsi dan kota,”ujar Ajiep saat menggelar diskusi dengan forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat atau LPM Kota Makassar di Jalan Urip Sumohardjo, Senin 19 Juli 2021.

“Kami juga terus memantau penanganan Covid-19, baik bersama mitra kerja, utamanya pemerintah provinsi dan kabupaten kota,”dia menambahkan.

Ia menilai, pemerinta terkadang gugup dalam menangani penyebaran virus Corona. Tapi hal itu tidak bisa disalahkan karena virus ini terus berkembang dengan varian baru yakni varian Covid delta.

“Jadi perlu diluruskan tidak ada maksud pemerintah melemahkan ekonomi dengan penerapan PPKM,”ucapnya.

Salah satu program pemerintah pusat yang menjadi sorotan dalam disukjsi yang dioansu oleh Andi Pasamangi adalah dana kelurahan.

Ketua LPM Kecamatan Samgkarrang Sampara Syarif mengungkapkan bila
dana kelurahan 2020 lalu telah berjalan dengan baik, karena pengguna anggaran melalui lurah masing-masing. Tapi untuk tahun 2021 terjadi perubahan.

“Ini tidak sesuai Permendagri bahwa jika ada perubahan peruntukan, maka harus dibicarakan ulang bersama LPM dan BKM,”katanya.

Ajiep menegaskan bila dana kelurahan 2020 memang telah dievaluasi sehingga beda dengan dana kelurahan untuk 2021. “Tidak ada maksud pemerintah untuk mengambil kebijakan yang merugikan pihak lain, tapi semata mata ingin menyelamatkan warganya,”jelasnya.