Inovatif dalam Kreasi Usaha Daring Lampaui Pandemi

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan Kemenkominfo RI dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 3 Agustus 2021 di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan Kemenkominfo RI dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 3 Agustus 2021 di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

LUTIM, DJOURNALIST.com – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 3 Agustus 2021 di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Bangkit dari Pandemi dengan Literasi Digital”.

Program kali ini menghadirkan 958 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Talent Acquisition Specialist di Perniagaan Digital Josephine Angelina Christyanti, CEO WASD Labs Ahyar Muawwal, pemengaruh Yoshua Richard, dan Kepala Valbury Sekuritas Indonesia Wilayah Sulawesi Chlief Watuseke. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Ronny Buol selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Josephine yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Skill and Job Trend in the Pandemic Era”. Menurut dia, penguasaan TIK menjadi syarat mutlak untuk dapat bertahan di era VUCA yang penuh dengan tantangan tak terduga (Volatility), hasil tak tentu (Uncertainty), situasi kompleks dan penuh faktor penentu (Complexity), serta ketidaktahuan penuh (Ambiguity).

Berikutnya, Ahyar menyampaikan materi etika digital berjudul “Peranan E-Pasar untuk UMKM”. Ia mengatakan, sebelum terjun ke bisnis daring, pastikan produk kita telah siap dalam hal situasi dan kebutuhan konsumen. Pertimbangkan juga kondisi, toleransi, pandangan, dan jangkauan produk.

Sebagai pemateri ketiga, Yoshua membawakan tema budaya digital tentang “Peran Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”. Menurut dia, kontrol hasrat belanja daring bisa dilakukan dengan meng-unfollow akun toko-toko daring di media sosial, pisahkan akun pribadi, catat pengeluaran, hingga cari kesibukan lain di waktu senggang.

Adapun Chlief, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Pilihan Investasi yang Aman & Menguntungkan Selama Masa Pandemi Covid-19”. Ia mengatakan, selain investasi emas dan properti, saham atau aset kripto bisa jadi pilihan investasi dengan berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kenali dan pahami resiko serta mekanisme investasi yang hendak dipilih untuk menjamin masa depan kita.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaan menarik yang dikemukakan peserta adalah tentang bagaimana agar produk kita dapat diterima pasar. Narasumber menyarankan untuk melakukan lakukan uji coba mulai dari lingkungan terdekat kita, minta penilaian jujur, dan terima masukan atau umpan balik untuk perbaikan. Dalam acara tersebut, panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (**)