Sosialisasi Kebangsaan, Haidar Sebut Petugas Kebersihan Pahlawan

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Haidar Madjid menggelar Sosialisasi Nilai-nilai Kebangsaan dengan tema Kepahlawanan di Baruga Anging Mammiri BP PAUD dan DIKMAS Sulsel, Jalan Adhyaksa, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang. Sosialisasi ini berlangsung dua hari Sabtu-Ahad 13-14 November 2021.

Sebagai narasumber yakni Sekretaris Kecamatan Panakkukang, Abdul Muis dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Bosowa, Arief Wicaksono. Hadir ratusan warga dari berbagai keterwakilan organisasi.

Haidar Madjid menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan ini tentunya sangat penting. Apalagi dengan tema kepahlawanan. “Kita baru saja memperingati hari pahlawan pada 10 November. Itulah sebabnya DPRD Sulsel berinisiatif mengangkat tema kepahlawanan. Tujuannya, bagaimana menumbuhkan rasa patriotisme yang tidak sekadar sosialisasi, tetapi perlu secara mendalam memahami makna perjuangan para pahlawan,” kata Haidar, Ahad 14 November 2021.

Legislator Partai Demokrat ini mengutip pernyataan Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno yang mengungkapkan bahwa bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. “Saya kira kita punya persepsi yang sama dengan itu. Semoga kegiatan ini kembali menggairahkan imun kita tentang bagaima menghargai jasa pahlawan,” jelasnya.

Haidar menegaskan pahlawan dapat diartikan sebagai orang yang berjasa. Berjasa bagi orang lain maupun bagi lingkungan sekitarnya. Banyak sekali perbuatan baik yang dapat membuat pelakunya mendapatkan sebutan pahlawan.
“Lalu bagaimana dengan era saat ini? menurut saya semua orang bisa menjadi pahlawan. Berjuang bersama-sama dengan semua warga lain dan menjalankan dengan baik tugas-tugas sesuai peran dan porsinya,” tandasnya.

Haidar pun memisalkan para petugas kebersihan yang bekerja sejak subuh hari masuk kategori pahlawan.”Sejak pukul 04.00 subuh mereka sudah di pinggur jalan membersihkan. Sementara kita hanya berkontribusi dengan membuang sampah sembarangan. Ternyata orang-orang seperti ini bisa dikategorikan sebagai pahlawan,” tegasnya.

“Kenapa mereka menjadi pahwalan? Karena mereka punya kontribusi terhadap kehidupan kita. Nah, tentu dengan momentum ini, mari kita menghargai jasa para pahlawan kita dengan menjaga lingkungan,” tutup Haidar.

Sekretaris Kecamatan Panakkukang, Abdul Muis mengajak masyarakat mengenang jasa pahlawan. Salah satunya dengan mengajarkan cinta tanah air kepada anak-anak penerus bangsa.”Termasuk mengajarkan rela berkorban, kejujuran, kegigihan, pantang menyerah,” sebutnya.