Rangga Gelar Sosialisasi Perlindungan Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan

Anggota DPRD Sulsel Fahruddin Rangga

Anggota DPRD Sulsel Fahruddin Rangga.

TAKAlAR, DJOURNALIST.com – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Fahruddin Rangga kembali melaksanakan penyebarluasan dan sosialisasi produk hukum Daereh Perda nomor 4 Tahun 2014 tentang perlindungan lahan pangan pertanian berkelanjutan, Senin 26 Februari 2018.

Kegiatan tersebut digelar di Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar sebagai tempat pelaksanaannya,

Rangga sapaan akrab nya mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh anggota DPRD Sulsel karena prinsipnya adalah sebagus apapun sebuah peraturan kalau hanya segelintir orang yang paham dan tahu itu sama saja peraturan bisa menjadi tak bermakna. Padahal sejatinya peraturan daerah dibuat untuk di ketahui dan dipahami oleh semua lapisan masyarakat,

“Karena masyarakat melakukan kekeliruan itu karena memang tidak memahami aturan nya, sehingga kita berharap dengan adanya kegiatan penyebarluasan produk hukum daerah ini pemahaman dan pengetahuan tentang apa yang menjadi sebuah kekhawatiran khususnya tentang perlindungan lahan pangan pertanian berkelanjutan akan terjawab,”ujar Rangga.

Lebih jauh Rangga menjelaskan semua yang hadir di kegiatan penyebarluasan produk hukum daerah ini diharapkan dapat menjadi jembatan penyampai informasi kepada masyarakat lain yang tidak sempat menghadiri kegiatan ini

Narasumber dalam sosialisasi ini adalah Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Holtikultura Sulawesi Selatan Arfian.Dia menyebut
semua elemen masyarakat pertanian harus secara bersama menjaga lahan pertanian yang ada karena secara alamiah tidak akan mungkin lahan pertanian itu bertambah tetapi justru sebaliknya akan berkurang karena akan berubah peruntukkannya.

“Ada yang menjadi perumahan, perkantoran, dan bahkan ada yang beralih fungsi menjadi pertambakan. Sehingga kondisi inilah disepakati secara nasional bahwa perlu dibuat regulasi yang melindungi dan mengatur lahan pertanian pangan sehingga dapat berkelanjutan,”jelas Arfian.(**)