Soni Sumarsono Usulkan Gubernur Terpilih Gelar Pemaparan Visi-Misi di DPRD

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pjs Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono mengusulkan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) melakukan pemaparan visi dan misi di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Sulawesi Selatan pada tanggal 19 September 2018 atau dua hari setelah pelantikan pada tanggal 17 September 2018.

“Saya harus sudah ada di Jakarta tanggal 16 hingga 18. Saya usulkan tanggal 19 September wagub dan cawagub terpilih melakukan pemaparan visi dan misi pada tanggal 19 September di DPRD Sulsel. Karena malamnya ditanggal yang sama acara lepas sambut. Kemudian tanggal 20 pelantikan bupati dan wali kota terpilih,”ujar Soni dalam sambutannya dalam rapat paripurna istimewa di DPRD Sulawesi Selatan, Selasa 31 Juli 2018.

Menurutnya, pemaparan visi dan misi itu sangat penting. Karena akan disinkronisasi program gubernur terpilih dengan RPJMD dan KUA-PPAS.

“Pemaparan visi dan misi penting. Agar legislatif, eksekutif, dan gubernur terpilih saling bersinergi,”katanya.

Soni juga mengapresiasi hasil Pilgub di Sulsel. Karena tercipta kondisi aman, nyaman, dan damai. Hebatnya lagi, tiga calon telah legawa dengan hasil ini. Itu merujuk karena tidak ada proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Soni pun menyinggung soal keberadaan  tim transisi itu sah yang dibentuk oleh gubernur terpilih. Menurutnya, itu sah. Karena untuk mengamodasikan kerja-kerja gubernur sebelum dilantik.

“Keberadaan tim transisi sah dan itu dimungkinkan,”katanya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih Andi Sudirman Sulaiman mengatakan akan berkoordinasi lebih dulu dengan Nurdin Abdullah terkait usulan Soni tentang pemaparan visi dan misi itu.

“Saya koordinasikan lebih dulu. Kami pun akan fokus pada visi dan misi kami setelah dilantik. Seperti dibilang pertanian dan pariwisata,”katanya.

Adapun Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Mohammad Roem mengatakan,
rapat paripurna ini perlu dilakukan. Karena DPRD punya waktu selama lima hari untuk menyampaikan ke presiden melalui kemendagri. Sebab pasangan ini dijadwalkan dilantik tanggal 17 September 2018 mendatang.

“Rapat ini tindaklanjut dari surat KPU Sulsel setelah mereka ditetapkan pada tanggal 27 Juli lalu. DPRD punya kewenangan melakukan pengumuman dalam rapat paripurna istimewa,”katanya.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Sulsel, Polda, TNI, dan legislator DPRD Sulsel. Sedangkan Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah tak nampak. Karena tengah berada di Jakarta.(**)