Siswa Diajak Melek Hukum, Kejari Pangkep Sosialisasikan Jaksa Masuk Sekolah

PANGKEP, DJOURNALIST.com – Untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum sejak dini bagi pelajar secara khusus, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep, menggelar Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

kali ini Program JMS tersebut dilaksanakan di Pesantren IMMIM Putri, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep. Ratusan Siswi terlihat sangat antusias mengikuti serangkaian materi yang diberikan oleh jaksa.

Diketahu Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sendiri merupakan program yang dicanangkan pemerintah pusat secara Nasional, yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan kepada pelajar secara khusus.

Upaya tersebut adalah salah satu langkah kejaksaan RI untuk membentuk karakter anak bangsa berbasis hukum sehingga menjadi anak yang berprestasi yang dapat berguna bagi Bangsa dan negara.

Di hadapan seluruh siswi Kepala Seksi Intelejen Kejari Pangkep, Mustar menjelaskan, jika tahun ini adalah tahun ketiga Kejari Pangkep melaksanakan kegiatan jaksa masuk sekolah, sedangkan terkhusus untuk tahun 2018 pihak kejari pangkep sengaja memilih pesantren IMMIM Putri.

” Tahun ini kami sengaja memilih Pesantren IMMIM putri pangkep sebagai salah satu sekolah yang kami kunjungi, pilihan tersebut karena pertimbangan bahwa Tsanawiyah Pesantren IMMIM putri Pangkep adalah sekolah yang berlandaskan nilai- nilai agama islam yang sejak dulu dikenal sebagai salah satu kebanggaan masyarakat sulawesi selatan dan khususnya masyarakat pangkep ” Jelas mustar

Lebih lanjut dijelaskan jika Program ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khusus. Dan para pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini.

“Program ini bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang serta mengenal keakraban lembaga kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar khususnya pelajar SMP / SMA ” tambah mustar.

Sementara itu, di samping fungsi penegakan hukum, kejari juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum.

“Program JMS ini merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia, yang harus diterapkan secara intensif,” tegas Mustar.

Di tempat yang sama Ketua Yayasan IMMIM Putri , Sri Hayati Fachrul Islam , sangat mengapresiasi adanya program JMS tersebut.

Dengan pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum.

“InsyaAllah dengan memahami dan menaati hukum anak bangsa ini akan menjadi anak yang berprestasi dan membanggakan serta bisa diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” Tutup Sri Hayati. (**)