Reses di Minasa Upa, Warga Minta Jalan di Aspal dan Dibuatkan Lapangan Olahraga ke Aru

Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta menggelar Reses II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018/2019, di Dapil 1 Kecamatan Ujung Pandang, Makassar dan Rappocini. Berlangsung di Kecamatan Rappocini, Kelurahan Minasa Upa, Jumat 26 April 2019.

Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta menggelar Reses II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018/2019, di Dapil 1 Kecamatan Ujung Pandang, Makassar dan Rappocini. Berlangsung di Kecamatan Rappocini, Kelurahan Minasa Upa, Jumat 26 April 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta menggelar Reses II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018/2019, di Dapil 1 Kecamatan Ujung Pandang, Makassar dan Rappocini. Berlangsung di Kecamatan Rappocini, Kelurahan Minasa Upa, Jumat 26 April 2019.

Dalam resesnya, Farouk banyak menerima masukan dari warga perihal sarana dan prasarana penunjang yang ada di lingkungan Kelurahan Minasa Upa. Terutama perbaikan jalan dan pembuatan sarana olahraga.

Bukan hanya itu, masyarakat juga meminta untuk dilakukan perbaikan pada posyandu yang dinilai kurang memadai.

Menanggapi hal itu, Aru sapaan akrabnya mengatakan bahwa, persoalan posyandu hal itu pernah dianggarkan untuk dilakukan perbaikan. Tapi apabila memang belum dilakukan rehabilitasi bangunan maka ia meminta agar RW sekitar bersurat kedirinya untuk bisa diajukan.

“Posyandu ini di APBD untuk rehab, cuma saya tidak tau apakah ini sudah d rehab atau tidak. Tapi kalau belum nanti kita rehab,” kata Aru.

Untuk perihal jalan dan lapangan olahraga, Ketua Golkar Makassar ini meminta masyarakat untuk nantinya memberikan gambaran perihal kebutuhan. Apalagi, masyarakat Kelurahan Minasa Upa meminta agar jalan yang masih menggunakan paping blok untuk di aspal saja.

“Kasikan ma nanti 1 perencanaan berdasarkan kesepakatan ketua-ketua RW. Mana yang mau dibenahi terutama jalan. InsyaAllah kalau saya terpilih lagi pasti akan kita maksimalkan.
Untuk jalan aspal d daerah mana, untuk paping blok d daerah mana,” terangnya.

Bukan hanya itu, persoalan drainase tak lepas dari keluhan masyarakat pada reses Aru. Dimana warga mengeluhkan drainase yang kurang baik sehingga tidak maksimal di musim hujan.

“Kalau drainase nanti saya hubungi dinas PU. Agar secepatnya dilakukan pembenahan. Kalau saya lupa tolong ingatkan saya,”jelasnya.