Pemkot Parepare Bekali Wawasan Pengelolaan Dana Bagi Para Lurah

Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar Workshop Pengelolaan Dana Kelurahan bertemakan “Optimalisasi Dana Kelurahan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, " Jumat 5 Juli 2019 di Hotel Kenari Bukit Indah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar Workshop Pengelolaan Dana Kelurahan bertemakan “Optimalisasi Dana Kelurahan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, " Jumat 5 Juli 2019 di Hotel Kenari Bukit Indah.

PAREPARE, DJOURNALIST.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar Workshop Pengelolaan Dana Kelurahan bertemakan “Optimalisasi Dana Kelurahan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, ” Jumat 5 Juli 2019 di Hotel Kenari Bukit Indah.

Workshop itu dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 130 tahun 2018, dengan menghadirkan perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai narasumber.

Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare, Noldy mengatakan, workshop tersebut dilakukan untuk memberi bekal kepada para Lurah sebagai kuasa pengguna anggaran.

Parepare kata dia, mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 8.6 miliar yang diperuntukkan kepada 22 kelurahan yang ada di Parepare. Setiap kelurahan lanjut Noldy, mendapat alokasi sebesar Rp 370 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan Pemerintah pusat.

“Untuk tahap pertama, Pemerintah pusat telah mengucurkan Rp 4.3 miliar dan anggaran ini digunakan untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Noldy.

Pelaksanaan kegiatan anggaran tahapan pertama tersebut kata Noldy ditarget selesai pada Agustus mendatang.

“Setelah rampung, lalu dilaporkan penggunaannya, dan selanjutnya akan dikucurkan lagi anggaran tahap kedua dengan jumlah yang sama, yakni Rp 4.3 miliar untuk 22 kelurahan,”paparnya.

Noldy juga mengatakan, anggaran dana kelurahan yang pertama kali dikelola langsung oleh Kelurahan dilakukan secara swa kelola dengan menggandeng masyarakat setempat.

“Tidak boleh dipihakketigakan. Kegiatannya secara swa kelola. Itulah alasan sehingga kita memberikan workshop ini sebagai bekal wawasan dalam pengelolaan dana kelurahan, mengingat ini pertama kalinya para lurah mengelola dana sendiri,” urai Noldy.

Kegiatan workshop ini dibuka Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim.

“Pelaksaanana workhsop ini memiliki arti sangat penting bagi pemerintah daerah karena merupakan bagian dari upaya kita melakukan penataan dan perbaikan pengelolaan keuangan daerah dan khususnya pengelolaan dana kelurahan,”Papar Pangerang Rahim.(***)