Rachmat Taqwa Tak Hadir dalam Pelantikan Anggota DPRD Makassar Periode 2019-2024

Anggota DPRD Makassar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rachmat Taqwa Quraisy masuk dalam daftar 50 anggota dewan periode 2019-2024 yang dilantik pada hari ini, Senin 9 September 2019 di ruang rapat paripurna DPRD Makassar.

Anggota DPRD Makassar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rachmat Taqwa Quraisy masuk dalam daftar 50 anggota dewan periode 2019-2024 yang dilantik pada hari ini, Senin 9 September 2019 di ruang rapat paripurna DPRD Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Anggota DPRD Makassar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rachmat Taqwa Quraisy masuk dalam daftar 50 anggota dewan periode 2019-2024 yang dilantik pada hari ini, Senin 9 September 2019 di ruang rapat paripurna DPRD Makassar. Tapi sayang anggota dewan terpilih berstatus tersangka narkoba itu tidak hadir.

Pantuan Djournalist.com, setelah dilakukan sumpah oleh pengadilan tinggi Makassar hanya Taqwa yang tidak hadir. Itu berarti akan dilakukan pelantikan susulan.

” Rachmat Taqwa tetap bisa dilantik hari ini. Namun jika tak hadir, tehnisnya bisa diatur oleh Sekwan, apakah akan dilantik susulan,”ujar Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Plt Sekwan DPRD Makassar, Andi Sadly mengungkapkan, jika Rachmat tidak menghadiri pelantikan tersebut maka akan dilakukan pelantikan susulan.

“Kami akan melakukan pelantikan susulan. Karena bukan kewenangan kami menghadirkan Taqwa dalam proses pelantikan. Tetapi kepolisian. Apakah diberi izin atau tidak,”katanya.

Dalam pelantikan anggota dewan Makassar periode 2019-2024 yang digelar pukul 10.00 WITA. Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa. Menuntut Rachmat untuk mundur. Setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus narkoba.

Diketahui, Rachmat sebagai salah satu dari 50 anggota DPRD Makassar terpilih periode 2019-2024 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada Pemilihan Umum, dia mengumpulkan 4.432 suara dan ditetapkan mewakili daerah pemilihan Makassar II, meliputi Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Bontoala.

Dia ditangkap di kediamannya, Jalan Barukang Kecamatan Ujung Tanah Makassar, Selasa, 20 Agustus lalu.(***)