13 Anggota DPRD Sulsel Periode 2019-2024 Tamatan SMA dan 46 Starata Satu

Pengambilan sumpaj jabatan 83 anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024 di ruang paripurna DPRD Sulsel, Selasa 24 September 2019.

Pengambilan sumpaj jabatan 83 anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024 di ruang paripurna DPRD Sulsel, Selasa 24 September 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah resmi melantik 83 dari total 85 anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Selasa, 24 September 2019. Dari jumlah itu 31 diantaranya berstatus inkumben.

Yang menarik, berdasarkan data resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan terkait status pendidikan terakhir mereka ditemukan 13 orang hanya tamatan Sekolah Menenga Atas (SMA), 46 diantaranya Strata Satu (S1), 24 orang Starata dua (S2), dan dua orang Starata tiga (S3).

Pakar Sosiolog Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dr. Sawedi Muhammad mengungkapkan bahwa banyak harapan masyarakat untuk anggota dewan baru dan lama.

Pertama, anggota DPRD harus memahami tupoksinya secara konstitusional dimana melekat fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan.

“Gagal memahami fungsinya akan berimplikasi terhadap kinerja anggota dewan yang tidak maksimal,” katanya.

Lanjut dia, anggota DPRD harus memperlihatkan perilaku yang anti korupsi. Mereka harus menjadi panutan pelaksanaan prinsip-prinsip good governance.

“Dan ketiga, anggota DPRD harus menjadi mitra strategis dari eksekutif dalam menciptakan dynamic governance,” tuturnya.

Akademisi Unhas itu menilai khusus anggota dewan yang masih muda harus banyak belajar mengenai tugas dan tanggung jawabnya yang tertuang dalam konstitusi.

“Anggota dewan yang masih muda harus membuktikan bahwa usia bukanlah kendala untuk tampil menjadi wakil rakyat yang bersih, berprestasi, dan bertanggung jawab,” jelasnya.