Imam Fauzan Isyaratkan Hanura Gabung ke PPP, Perindo Batal ke PKB

Ketua Fraksi PPP Sulsel, Imam Fauzan AU.

Ketua Fraksi PPP Sulsel, Imam Fauzan AU.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Dua partai politik yang tidak memiliki jumlah kursi di DPRD Sulawesi Selatan memilih bergabung ke fraksi lain. Yaitu Partai Hanura dan Perindo. Dua partai ini sama-sama memiliki satu kursi pada pemilu 17 April lalu.

Ketua Fraksi PPP di DPRD Sulawesi Selatan, Imam Fauzan AU mengatakan, komunikasi terakhir dari Partai Hanura, mereka menginginkan gabung ke PPP. Tetapi pihaknya menunggu sikap Hanura secara tertulis.

“Baru sebatas lisan. Kami minta secara tertulis dari partainya,”ujar Fauzan di DPRD Sulawesi Selatan, Rabu 25 September 2019

Jika Hanura gabung ke PPP maka jumlah kursi partai itu di DPRD menjadi 7 kursi. Karena semula hanya 6 kursi. “Kami sudah rampungkan susunan fraksi kami. Sisa pembagian alat kelengkapan dewan (AKD) dan juga komisi,”katanya.

Sedangkan Perindo disebut-sebut bakal bergabung ke Fraksi PAN. Hal itu dibenarkan oleh Jamaluddin Ja’far sebagai Sekretaris PAN Sulawesi Selatan. “Saya dengar seperti itu dari pak Yusran Paris (Ketua Fraksi PAN). Untuk jelasnya hubungi beliau,”katanya

Yusran dikonfirmasi secara terpisah, hingga berita ini diturunkan tidak berhasil. Pesan singkat yang diberikan tidak direspon. Jika Perindo benar ke PAN, maka jumlah kursi PAN bertambah menjadi 7 yang tadinya hanya 6 kursi di DPRD Sulsel.

Batalnya Perindo gabung ke PKB diakui oleh Ketua PKB Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad. Namun anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024 ini tidak menjelaskan mengapa Perindo gagal bergabung ke fraksi PKB.

“Semula Perindo meminta gabung ke kami. Tapi belakangan tidak jadi. Dia mau gabung ke PAN. Kami tidak mempersoalkan. Karena jumlah kursi kami sudah 8,”jelasnya.