Soal Polemik Stadion Mattoanging, Nurdin Abdullah Bersikukuh Aset Harus Dikembalikan

Ketua Komsi E Dewan Sulsel Rusdin Tabi (kiri) dan Gubernur Nurdin Abdullah (kanan).

Ketua Komsi E Dewan Sulsel Rusdin Tabi (kiri) dan Gubernur Nurdin Abdullah (kanan).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengisyaratkan akan melibatkan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dalam pengelolaan Stadion Mattoanging atau Andi Matalatta.

Namun sebelumnya, pengelolaan Stadion Mattoanging harus diserahkan sepenuhnya kepada Pemprov Sulsel sesuai program Korsupgah KPK dan Kejati.

“Nanti kita bicata soal pengelolaan yang penting aset ini harus dikembalikan sesuai program korsupgah KPK dan kejati tidak ada eksekusi kita kan akan merehab,”ujar Nurdin Abdullah kepada awak media di DPRD Sulawesi Selatan, Jumat 31 Januari 2020.

Nurdin menuturkan, saat ini pihaknya telah siap merehabilitasi stadion dengan anggaran 200 miliar rupiah.

Tak hanya itu, pihaknya tengah bergenosiasi dengan Pemerintah Pusat melalui Menpora untuk mendapat tambahan alokasi anggaran.

“Pemerintah akan membenahi stadion prioritas termasuk stadion mattoanging. Kita berdoa semoga polemik yang terjadi soal Mattoanging bisa selesai kita bjsa mendapat alokasi anggaran untuk membangun stadion ini.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan semua pihak agar polemik yang terjadi terkait Stadion Mattoanging bisa selesai.

Nurdin juga mangapresiasi pihak DPRD yang terus melobi agar Mattoanging dapat diselesaikan secara kekeluargaan tampa ada tindakan yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Ketua Komisi E Bidang Kesra Dewan Sulawesi Selatan, Rusdin Tabi berharap pertemuan Pemprov dan pihak YOSS dapat berjalan dengan lancar. Dengan menghasilkan kesepakatan agar pembangunan stadion tersebut dapat segera terwujud.

“Kita tunggu saja kapan pertemuannya. Dan kesepakatannya seperti apa, Yang penting kedua belah pihak dapat menahan diri,”jelas Rusdin.