Rahman Pina Nilai BKD Sulsel Ngawur Soal 23 Ribu Honorer di Magangkan

Wakil Ketua Komisi A Dewan Sulsel, Rahman Pina.

Wakil Ketua Komisi A Dewan Sulsel, Rahman Pina.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Wakil Ketua Komisi A Bidang Pembangunan DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina menilai langkah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan yang merubah tenaga honorer menjadi tenaga magang adalah ngawur.

“BKD Pemprov Sulsel ngawur soal itu,”ujar Rahman Pina kepada awak media di DPRD Sulawesi Selatan, Senin, 2 Maret 2020.

Menurutnya, istilah magang identik dengan orang yang kuliah tapi belum selesai. Harusnya, Pemprov memilih narasi yang tepat.

“Harusnya yang ada sekarang dilanjutkan. Jangan membuat 23 ribu tenaga honorer resah,”tutur politisi dari Fraksi Golkar Sulawesi Selatan ini.

Ia menambahkan, negara hadir untuk mensejahterakan warganya. Bukan membuat narasi yang membingungkan.

“Masa yang sudah bertahun-tahun kerja dikasih magang,”jelasnya.