Dewan Makassar Tanda Tangani Penutupan Penjualan Miras di Mal

Komisi A bidang pemerintahan DPRD Makassar menandatangani surat rekomendasi dengan nomor: K.A/05/DPRD/XI/2020 perihal penyampaian laporan rapat kerja komisi A terkait penutupan tempat penjualan minuman keras di mal.

Komisi A bidang pemerintahan DPRD Makassar menandatangani surat rekomendasi dengan nomor: K.A/05/DPRD/XI/2020 perihal penyampaian laporan rapat kerja komisi A terkait penutupan tempat penjualan minuman keras di mal.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Komisi A bidang pemerintahan DPRD Makassar menandatangani surat rekomendasi dengan nomor: K.A/05/DPRD/XI/2020 perihal penyampaian laporan rapat kerja komisi A terkait penutupan tempat penjualan minuman keras di mal.

Wakil Ketua Komisi A Nunung Dasniar mengatakan, dari hasil rapat internal komisi A menetapkan bahwa penjualan minuman keras atau minuman beralkohol di mal sudah harus ditutup.

“Hari ini sudah final Komisi A menetapkan bahwa penjualan minuman keras di mal itu harus di tutup,” ujar Nunung kepada awak media, Senin, 2 Maret 2020.

Menurutnya, penjualan minuman beralkohol di dalam kawasan mal melanggar undang-undang yang berlaku.

“Kita mengacu pada perda nomor 4 tahun 2014 bahwa tidak boleh ada penjualan minuman keras selain dari hotel, bar, dan THM (tempat hiburan malam) dan hasil dari sidak kita kemarin,”katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa surat rekomendasi ini akan diteruskan ke pimpinan dan kemudian akan diteruskan kepada dinas terkait.

“Jadi hari ini DPRD dalam hal ini Komisi A akan meneruskan rekomendasi ini ke pimpinan untuk ditandatangani dan diserahkan kepada dinas terkait untuk ditindaklanjuti,”jelas politisi dari Fraksi Gerindra Sulawesi Selatan ini.