Gubernur Nurdin Abdullah Tegaskan Tak Akan Lakukan PSBB Kalau Kebutuhan Logistik Masyarakat Tidak Terpenuhi

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menegaskan tidak akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar jika kebutuhan logistik masyarakat belum terpenuhi.

” Kita harus penuhi kebutuhan dasar masyarakat di sana minimal untuk kebutuhan 14 hari. Tentu kita berharap bahwa dengan terpenuhinya semua kebutuhan mudah-mudahan bisa lebih disiplin berdiam diri di rumah,”ujar Nurdin Abdullah saat menggelar video conference, Kamis 16 April 2020.

” Ini pun kita lakukan isolasi wilayah skala kecil apakah itu tingkat RT, RW, atau kelurahan. Ini tentu diawali dengan dipastikan saudara saudara kita sudah punya logistik yang cukup menghadapi isolasi wilayah ini. Jadi tidak akan mungkin isolasi wilayah dilakukan tanpa bekal logistik,” dia melanjutkan.

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu panik dengan penerapan PSBB tersebut. Pasalnya, sebelum kebijakan itu diterapkan dibutuhkan waktu untuk melakukan sosialisasi yang menyeluruh ke masyarakat khususnya daerah-daerah yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19.

” Tidak akan mungkin PSBB ini diterapkan kalau belum tersosialisasi dengan baik, logistik belum terpenuhi,”ucapnya.

Terkait sanksi atau hukuman bagi masyarakat yang melanggar, kata dia, hingga saat ini masih menunggu Perwali dari Pemerintah Kota dalam hal ini Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

” Tinggal kita menunggu besok usulan Perwalinya seperti apa, itu akan disampaikan kepada kita dan kita sama-sama mensosialisasikan,” jelasnya. (***)