Pengelola Pantai Losari Bantah Lakukan Pungli

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Beredarnya video yang mengatasnamakan pengelola pantai losari melakukan pungutan liar langsung ditanggapi oleh pihak pengelola anjungan pantai losari dengan mengumpulkan semua pedagang untuk duduk bersama untuk meluruskan hal tersebut.

“Video tersebut kejadiannya sekitar empat mingguan yang lalu. Dan pada malam itu juga kami tindaki. Dan lakukan pembinaan. Alhamdulillah pasca itu tidak ada lagi kelanjutan diwilayah itu,”kata Nurul Akbar dalam keterangan tertulisnya, Selasa 30 Maret 2021.

Ia mengaku heran kenapa video ini baru beredar, sementara sudah ada penindakan pada hari itu juga.

Sedangkan Koordinator Pedagang dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia, Yanti menambahkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pengelola.

“Apapun yang akan menjadi kesepakatan kami diinternal organisasi selalu kami sampaikan ke pengelola,”ucapnya.

Menurutnya, pungutan yang dimaksud itu adalah iuran wajib bagi anggota yang tergabung dalam serikat. “Dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan UPT. Itu pun tidak berjalan maksimal. Karena hanya beberapa anggota yang rutin menyetor iuran. Karena memang tidak ada paksaan pada anggota. Apalagi dalam situasi pandemi seperti ini,”tutur Yanti.

Terkait adanya tudingan pihak pengelola menerima setoran dari beberapa penyedia merek jualan minuman kemasan, bakso bakar, dan roti juga dibantah keras oleh pengelola.

“Jika benar ada yang menyebut atas nama kami menerima setoran dari mereka. Kami siap diperhadapkan dengan mereka. Kami sekali lagi membantah itu semua. Kami bahkan tdk membenarkan adanya monopoli produk diwilayah kami,”kata Kepala UPT Losari, Ute.

“Cuma karena pedagang sendiri yang memintanya untuk diboleh merek yang sama dengan alasan modalnya rendah, maka kami membolehkannya. Dengan ketentuan, merek lain pun dibolehkan sesuai aturan yang berlaku,”dia menambahkan. (Rilis)