Gelar Konsultasi Publik,Edward Harap Petani Sulsel Lebih Menonjol

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas berharap sumber daya manusia (SDM) petani di daerah ini lebih menonjol dengan adanya Rancangan Peraturan Daerah tentang sistem pertanian organik. Pasalnya, petani di Indonesia masih kalah jauh dari negara-negara lain.

“Kita harus mencontoh petani di negara Jepang dan Korea. Makanya SDM petani kita harus menonjol,”kata Edward setelah menghadiri kegiatan konsultasi publik Ranperda Sistem Pertanian Organik di rumah makan Golden Suki,Jalan Sultan Hasanuddin, Senin 31 Mei 2021.

Menurut, Politisi dari Partai Gerindra itu, dengan adanya Ranperda ini, diharapkan petani di Sulsel mampu melahirkan petani yang dapat bersaing dengan negara lain termasuk makanan yang di konsumsi.

“Pupuk organik ini lebih natural. Lebih sehat bila di konsumsi tapi memang perawatannya lebih mahal di Bandung yang menggunakan pestisida,”ucapnya

Sedangkan, Akmal Amir dari Dinas Pertanian Sulsel menambahkan, penggunaan pupuk organik di Indonesia khususnya di Sulsel tengah berjalan. Bahkan sudah ada kelompok tani yang dikukuhkan.

“Sekarang ini kita sudah beralih penggunaan pupuk pestisida ke organik. Bahkan sudah ada lahan yang di sertifikasi untuk penggunaan pupuk organik ini,”tutur Akmal.

Adapun Akademisi Unhas Bahrianto Bahtiar menjelaskan, Ranperda ini cukup bagus. Tapi tentu ada pasar yang dikhususkan untuk menjual pupuk semacam ini untuk di salurkan ke petani.