Sandiaga Uno Jadi Donatur Tetap Rumah Tahfidz Alquran yang Ditembok Oknum Anggota DPRD Pangkep

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno memberikan bantuan kepada Rumah Tahfidz Qur'an Nurul Jihad kota Makassar, bantuan berupa sarana prasana tersebut diharapkan mampu membuat perkembangan Tahfidz di Kota Makasar. Selain itu, Sandiaga Uno juga bersedia menjadi donator tetap bagi mereka,Senin 26 Juli 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno memberikan bantuan kepada Rumah Tahfidz Qur'an Nurul Jihad kota Makassar, bantuan berupa sarana prasana tersebut diharapkan mampu membuat perkembangan Tahfidz di Kota Makasar. Selain itu, Sandiaga Uno juga bersedia menjadi donator tetap bagi mereka,Senin 26 Juli 2021.

JAKARTA,DJOURNALIST.com  –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno memberikan bantuan kepada Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad kota Makassar, bantuan berupa sarana prasana tersebut diharapkan mampu membuat perkembangan Tahfidz di Kota Makasar. Selain itu, Sandiaga Uno juga bersedia menjadi donator tetap bagi mereka,Senin 26 Juli 2021.

Acara yang digelar secara virtual tersebut turut dihadiri oleh seluruh Stafsus, Ketua Binrohis, Pelaksana tugas Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf serta anggota DPR RI Komisi XI, Kamrussamad yang juga merupakan Founder dari Kahmipreneur yang menginisiasi acara silahturahmi ini. Sandi menegaskan, Silaturahmi Virtual bersama Rumah Tahfidz Alquran Kelurahan Masale Kecamatan Panakkukang  Kota Makassar ini adalah sebagai Dukungan Pembinaan Generasi Muda Islam. Penguatan insan qurani di Kota Makasar.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menegaskan kalau dirinya bersedia menjadi donator tetap untuk Tahfidz Qur’an Nurul Jihad. “Saya juga nanti siapkan office untuk mengurus administrasinya sehingga Tahfidz Qur’an Nurul Jihad menjadi besar,” kata Sandiaga.

Menurutnya, para tahfidz yang ada di rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad tersebut adalah aset bangsa sehingga patut dipelihara bahkan dikembangkan. “Mereka adalah salah satu yang bisa membangkitkan ekonomi umat, karena mereka adalah tauladan,” ujarnya. Sehingga, pihaknya akan mendukung secara penuh kegiatan di Tahfidz Qur’an Nurul Jihad.

Pengurus Tahfidz Qur’an Nurul Jihad Abdul Wasid mengungkapkan, sejauh ini ada sebanyak 51 santri yang terdiri dari 35 santri putra dan 16 santri putri. “Sejauh ini yang masih mengantri ada sebanyak 87 santri, mereka menunggu karena saat ini rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad belum bisa menampung mereka,” tegasnya.

Terkait insiden yang sempat terjadi kemarin yaitu penembokan atau penutupan akses jalan bagi rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad teah diselesaikan secara baik-baik dan saat ini situasi juga sudah kembali normal seperti sediakala.