Ni’matullah Usul Pembagian Fokus Kerja dalam Menangani Covid-19 di Sulsel

Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah.

Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah Erbe mengkritik metode penanganan pandemi Covid -19 oleh pemerintah yang sampai saat ini telah menghabiskan banyak anggaran.

Ketua DPD Demokrat Sulsel ini mengatakan metode penanganan pandemi Covid-19 saat ini tidak memiliki titik fokus yang jelas. Sehingga mulai pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota semuanya hanya fokus pada penanganan saja.

Menurut dia, seharusnya pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/Kota harus bersinergi membagi titik fokus. Misalnya pemerintah provinsi fokus penanganan dan penyembuhan pasien yang terpapar Covid-19.

Sedangkan pemerintah kabupaten/kota fokus pada pencegahan dan penyediaan fasilitas kesehatan dan pemulihan ekonomi. Sehingga dengan demikian penanangan ini sesuai dengan kewenangan dan pembagian tugas oleh pemerintah.

“Kenapa ndak ada pembagian kerja, misalnya menangani orang sakit (covid) urusan Provinsi. Sedangkan Kabupaten/Kota fokus pada pencegahan, pemulihan ekonomi. Ini sekarang semua sama dan saling merebut,” kata Ulla sapaan Ni’matullah, Selasa 3 Agustus 2021.

Ia menjelaskan, dengan adanya pembagian kerja, maka masing-masing pemerintah mulai dari pemerintah pusat akan fokus pada persoalan apa, begitu juga dengan pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota. Sehingga kerja bisa terukur dan bisa tertangani dengan baik.

Menurutnya akibat dari tidak ada pembagian dan fokus kerja dari pemerintah dalam penanganan covid jelas berdampak pada masyarakat. Apalagi dengan pemberlakuan PPKM yang dinilai tidak total.

“Akhirnya masyarakat yang kena dampak. Akibat ini orang sehat pun jadi sakit karena tidak bisa kerja, usaha besar dan kecil jadi setemgah mati,” ujarnya.