Pengerjaan Proyek Penanggulangan Longsor di Trans Bone-Wajo Mulai Pemasangan Tiang Pancang

Pengerjaan proyek penanggulangan longsor Watampone-Pompanua-Ulugalung (Cempa) kembali dilanjutkan setelah sempat mandek. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras meninjau pengerjaan proyek jalan trans nasional Kabupaten Bone-Wajo itu, Senin 22 November 2021.

Pengerjaan proyek penanggulangan longsor Watampone-Pompanua-Ulugalung (Cempa) kembali dilanjutkan setelah sempat mandek. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras meninjau pengerjaan proyek jalan trans nasional Kabupaten Bone-Wajo itu, Senin 22 November 2021.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Pengerjaan proyek penanggulangan longsor Watampone-Pompanua-Ulugalung (Cempa) kembali dilanjutkan setelah sempat mandek. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras meninjau pengerjaan proyek jalan trans nasional Kabupaten Bone-Wajo itu, Senin 22 November 2021.

Di lokasi, Andi Iwan Aras didampingi Tenaga Ahli Dapilnya Sultan Tajang menemui PPK Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN). Andi Iwan Aras mempertanyakan progres pengerjaan dan kendala-kendala yang ada di  lapangan. Dia tak ingin proyek tersebut dikerjakan asal-asalan.

“Kita memastikan pengerjaan penanggulangan longsor ini berjalan dengan baik. Jangan dikerjakan asal-asalan saja,” ujar Ketua Gerindra Sulsel itu.

Proyek pengerjaan jalan longsor, di Cempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo dengan pagu anggaran Rp 47 miliar menggunakan APBN 2020.

Ia mengingatkan pada rekanan agar tidak gagal lagi dalam melaksanakan, mengingat jalan Poros Nasional Bone-Wajo (Cempa) sudah pernah lelang dua kali sebelumnya yaitu di Anggaran tahun 2020 dan 2021 akan tetapi gagal di laksanakan Kemudian di Anggarkan kembali ditahun 2021-2022. Apalagi dengan kondisi jalan tersebut sudah banyak menelan korban. Masyarakat sudah lama mengharapkan jalan itu segera kembali normal.

Kepala Satker PJN Wilayah l Sulsel Arifin Tahir mengatakan, pengerjaan proyek multiyears tersebut berjalan sejak kontrak 27 Oktober 2021. Arifin Tahir mengungkapkan bahwa proyek penanggulangan longsor Watampone-Pompanua-Ulugalung (Cempa) itu mulai pemasangan tiang pancang.

“Saat ini kontraktor memesan tiang pancang,”katanya.

Ia memastikan pengerjaan proyek yang ditender oleh PT Wiratama Karya Nugraha selesai tepat waktu sesuai batas kontrak, yakni pada Oktober 2022.

Di tempat yang sama, seorang warga, Burhan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Andi Iwan Aras yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Puang Iwan yang sudah memperjuangkan masyarakat di sini. Apalagi ini sangat membahayakan jalan nasional kalau pengerjaannya tidak berjalan dengan baik,” tutur Burhan.