Mentan SYL Ajak Masyarakat Hidup Sehat dengan Mengkonsumsi Pangan Lokal

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL). (Foto:ist)

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL). (Foto:ist)

MAKASAR, DJOURNALIST.com – Saya masih ingat betul, saat Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) hadir di Makassar dalam rangka Gerakan Agripreneur dan Tiga Kali Ekspor yang dikemas dalam acara Tani On Stage, di Pelataran Monumen Mandala Desember 2019.

Di acara tersebut Mentan SYL mengajak masyarakat luas memahami pentingnya pertanian. Kata dia, acara Tani On Stage yang secara bergiliran diadakan di daerah provinsi di Indonesia, menjadikan kesehatan menjadi sangat penting.

Sehat harus dari pikiran, sehat harus dari hati, sehat juga ditentukan semuanya dari tubuh yang sangat sehat. ” Tetapi hanya bisa sehat kalau makanannya juga sehat, karena itu makanan menjadi hal yang paling penting dijaga kesehatannya,” kata Syahrul kala itu.

Makanan yang sehat itu adalah makanan yang secukupnya dibutuhkan dan memenuhi gizi yang ada, kata mantan Gubernur Sulsel tersebut.

“Salah satu bentuknya dengan mempertahankan pangan lokal. Makanan lokal adalah bagian dari budaya bangsa yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani yang kala itu turut mendampingi Mentan SYL dalam kegiatan tersebut mengatakan, pertanian merupakan program unggulan di Sulawesi Selatan, sehingga diharapkan bisa menjadi ikon Sulawesi Selatan ke depannya.

Abd Gani berharap, ke depannya mungkin tidak lagi mengandalkan sektor pajak kendaraan untuk optimalisasi RPAD, tetapi akan bergeser salah satunya pada sektor pertanian. Untuk itu, menyediakan bibit unggul yang kuat serta pewilayahan komoditi di seluruh kabupaten-kota se-Sulawesi Selatan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengoptimalkan pertanian.

Terkait swasembada pangan, Abdul Hayat menyebutkan, untuk mencapai hal tersebut kualitas bibit unggul dan cara bercocok tanam menjadi penting.

“Secara optimal kita harus pastikan semua daerah melakukan program pembinaan dan edukasi, sehingga pengelolaan semakin berkualitas. (***)