Soal Kenaikan BBM, Ketua DPRD Sulsel Bawa Aspirasi Masyarakat ke DPR

JAKARTA,DJOURNALIST.com – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari membawa aspirasi masyarakat Sulawesi Selatan ke Komisi VII DPR, Selasa 20 September 2022.

Dalam lawatannya ke DPR, Andi Ina didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzzayyin Arif, Anggota DPRD Sulsel, Andi Januar Jaury, Rismawati Kadir Nyampa, Andi Anwar Purnomo, Husmaruddin, Usman Lonta, Andi Nurhidayati, Vonny Ameliani Suardi, H.Muh.Syarif, dan Azhar Arsyad.

Tak hanya itu, rombingan DPRD Sulsel juga didampingi dari kalangan mahasiswa, KNPI, sayap ormas, aliansi buruh, dan perwakilan ojek online (ojol).

Rombongan DPRD Sulsel ini diterima langsung oleh anggota DPR RI daerah pemilihan Sulsel yaitu Andi Ridwan Wittiri, Amir Uskara, Aliyah Mustika Ilham, dan Andi Yuliani Paris.

Andi Ina mengatakan, tujuan dari pertemuan ini, agar dapat membawa harapan-harapan dari masyarakat Sulawesi Selatan untuk dapat di teruskan kepada pemerintah pusat dan dapat terealisasikan.

“Hari ini kami bersama teman- teman anggota dan juga beberapa elemen dari masyarakat Sulawesi Selatan adik-adik mahasiswa dan aliansi lainnya. Kami datang ke DPR untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan,”ujar Andi Ina.

Aspirasi ini semua terkait dengan kenaikan BBM. “Tentu kami juga berterima kasih kepada teman-teman para anggota DPR dari dapil Sulawesi Selatan yang juga tersusun dari Komisi VII Pak Andi Ridwan Witir dan tentunya Ibu Andi Yuliana Paris dan Komisi XI Pak Amir Uskara, dan Ibu Aliyah Mustika Ilham dari komisi IX yang telah menyediakan waktu untuk menerima Kami,”ucapnya.

Anggota DPRD Sulsel, Husmarudin mengatakan sebagai bentuk keseriusan dari lembaga DPRD Sulsel dalam menyalurkan aspirasi.

Sementara itu, perwakilan KSPSI dalam pertemuan itu menuntut pencabutan Undang-Undang Nomor 11 tentang Cipta Kerja Omnibuslaw dan menyikapi kenaikan harga BBM.

“Kenaikan BBM itu sangat memberatkan para buruh, karena sudah ada uu cipta kerja ini ditambah dengan kenaikan BBM tentu semakin memberatkan kami para buruh,”jelasnya